Sleman; (Sabtu, 3 Januari 2026), sebanyak 70 Siswa kelas X, XI & XII SMA-SMK dampingan Yayasan Binterbusih Semarang disertai 20 Pamong Pendamping menyelenggarakan kegiatan akhir tahun 2025, para siswa dan pamong dibagi dalam tiga kelompok, masing-masing kelompok berkunjung lokasi Aksi Natal Kasih.

Kegiatan kali ini berupa Aksi Natal dan Perluasan Wawasan dengan mengunjungi romo-romo sepuh (tua) Keuskupan Agung Semarang (KAS) di Wisma Domus Pacis Kentungan, Sleman dan Kunjungan ke teman-teman yang tinggal di asrama Susteran Putra Putri Yesus Kristus (PPYK) Pakem Sleman. Susteran Puteri-Puteri Yesus Kristus (PPYK), Pakem.
yang beralamat di Kregan, Padukuhan Pakemgede (Dusun VIII), Kalurahan (Desa) Pakembinangun, Kapanewon (Kec.) Pakem, Kab. Sleman. D.I. Yogyakarta. Selain itu satu kelompok berikutnya berkunjung ke Yayasan Hamba, di Kaliurang, RT.1/RW.11, Dero Wetan, Harjobinangun, Kec. Pakem, Yogyakarta +62 274 898013.

Tujuan dari Aksi Natal kali ini selain berbagi kasih bersama masing-masing mereka akan belajar tentang mengungkapkan empati untuk sesama dengan memberikan bingkisan natal dan penghiburan bagi para romo sepuh dan anak-anak panti asuhan.

Untuk kegiatan Perluasan Wawasan para siswa didampingi oleh 4 mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta dengan mengenal lebih dekat tentang Gurung api, erupsi, dan keadaan sosial Masyarakat di sekitar Gunung Merapi.

Sedangkan kelompok siswa yang lain akan melakukan hal yang sama merayakan natal ditemani anak-anak asuhan; di asrama Susteran Putra Putri Yesus Kristus (PPYK) dan Yayasan Hamba. Kedua panti tersebut  merupakan panti yang yang merawat dan mendidik anak-anak yatim piatu serta anak-anak terlantar dengan memenuhi kebutuhan anak-anak yang dirawatnya mulai dari makanan hingga sekolahnya. Jenjang pendidikan bagi anak-anak asuhan ini dari TK hingga SMK.

Susteran Kepala Panti Puteri-Puteri Yesus Kristus (PPYK);   Suster Chrisensia menyampaikan terima kasih dan gembira atas kunjungan tersebut membalas sambutan Bunda Chris mewakili Yayasan Binterbusih; Ada 4 suster lagi sebagai pendamping tetapi saat ini para suster sedang menghantar liburan anak-anak panti ke Pantai terdekat; sementara bebarapa anak yang tugas penyambutan kali ini ada di panti, imbuhnya.

Sementara itu dalam sambutnnya Bp. Paul Sudiyo selaku Pembina Yayasan Binterbusih menyampaikan ucapan terima kasih diperkenankan untuk reuni kecil, dan mengunjungi Wisma Domus Pacis karena salah satu romo pernah menjadi guru silat beliau; Dan untuk kunjungan tersebut diterima oleh Rm. Bambang mewakili Direktur, dengan gaya khas dan kocak memberikan sambutan penerimaan yang membuat semua anak dan para pendamping hanyut dalam kegembiraan dalam suasana natal.

Ada 12 romo sepuh  yang menghuni panti dan Direktur Domus Pacis dijabat oleh , Rm. Suhartanto, Pr. Dalam sambutan tersebut Romo Bambang memperkenalkan para romo masing-masing yang hadir  romo Blasius Pujaraharja (bekas uskup Ketapang Kalbar), romo Priyo ahli musik, romo Suyadi dari Klepu (guru silat pak Paul Pembina Yayasan Binterbusih), romo Joko Prakoso, romo Saptoko

 “Kehadiran anak-anak Papua dengan ciri khas hitam dan keriting menjadi kegembiraan yang spesial bagi para romo sepuh,” ungkap Rm. Bamban; Penghiburan bagi para romo para siswa menyanyikan lagu “Ave Maria dan Datanglah Pada Tuhan” dengan baik dan kompak.

Adapun ungkapan kasih yang diberikan oleh para siswa kepada Suster dan Romo serta pengelola panti asuhan berupa : Tissu basah, susu diabetasol, minyak sunflower; Beras,  snack nabati, pampers.

Usai acara penghiburan dan penyerahan bantuan para siswa sebelum makan siang, menerima penjelasan tentang “ Vulcanologi dan Permasalahannya” yang disampaikan oleh Kaka Resta dan kawan-kawan dalam 3 kelompok yang akan menjajal perjalanan ke Tlogo Putri,  Kaki Gunung Merapi melalui Jalur lava Kaki Gunung Merapi. Saat berita ini diturunkan kegiatan sedang berlangsung.

Menurut informasi yang kami terima dari penanggungjawab kegiatan Bunda Christina Dyah Sri Rejeki, yang akrab dipanggil Bunda Jeki para siswa dan pamong akan menikmati perjalanan menyusuri bukit dan ngarai menggunakan mobil Jeep sebagai penawar lelah dengan berpetuang; Jelasnya. (jhe saksono-02)

By admin

2 thoughts on “Aksi Natal 2025 & Perluasan Wawasan Pelajar Amor Yayasan Binterbusih”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bahasa