BUKU KISAH KASIH DI TANAH PAPUA

Kisah Kasih di Tanah Papua

Sinopsis
Di tanah Papua sdr. Paul menjelajahi kota dan desa, pantai dan pedalaman, di dataran rendah maupun daerah pegunungan yang tinggi. Ia terlibat dalam karya pelayanan di komunitas parokial, karya pendidikan kader gerejani, karya pendidikan dan pembinaan kaum muda. Buku yang menarik untuk dibaca ini memuat banyak pengalaman penulis. Mgr. Aloysius Murwito, OFM, Uskup Agats-Asmat, Papua Istri Pak Paul, Irma, adalah seorang dokter yang punya kepedulian tinggi terhadap kesehatan masyarakat di pedalaman Papua. Pak Paul sebagai �Pastor� dan Irma sebagai dokter merupakan pasangan ideal dalam usaha meningkatkan mutu kesehatan jasmani dan rohani umat. Kehadiran Pak Paul dan Irma sungguh membawa berkat untuk masyarakat. Hal itu diakui pula oleh Panglima Besar OPM Thadeus Yogi : �Kalau pendatang itu seperti bapa dan mama dokter, kami tidak perlu ada.� Bpk. Agapitus Maturbongs, Delegat Pastoral Keuskupan Jayapura tahun 1981 -1990 Kisah-kisah hidup Penulisnya dalam buku ini bagi saya sungguh amat sangat menguras emosi sampai mengalir air mataku ketika membacanya. Ini bukan karena beliau bertugas di Meuwo, daerah saya, kampung saya bahkan pernah bersama bapaku Don Kuayo, tetapi kasih tanpa pamrih terpancar dari dirinya dan istrinya. Orang yang berhati mulia seperti Penulis buku ini jarang dan agak sulit kutemukan saat ini. Membaca buku ini kita akan memahami apa arti kasih itu. RD Marthin Kwayo, Administrator Apostolik Keuskupan Timika Takjub dan sekaligus terharu, demikianlah perasaan saya ketika membaca buku Paul Sudiyo ini. Di Papua nama Paul Sudiyo termasuk yang pertama saya dengar disebut, dan selalu dengan sangat hormat dan kagum. Pak Paul dan istrinya, seorang dokter medis, merupakan misionaris pionir, yang mewartakan Injil, bukan hanya di bidang iman dan ibadat, sebagai katekis atau pewarta, tetapi juga di bidang pendidikan dan kesehatan. Mereka betul-betul teman akrab para imam dan menjadi rekan sejawatnya. Bagi Uskup Keuskupan Jayapura waktu itu, Mgr. Herman M?nninghoff OFM, Pak Paul menjadi orang kepercayaan dan tenaga andalan. Untuk setiap orang yang akan berkarya di Papua, entah dalam dinas kegerejaan, entah dalam rangka lain, membaca buku ini merupakan �a must.� Pastor Prof. Dr. Nico Syukur Dister, OFM
 
Sejak bulan Pebruari 2020, buku ini telah disetting dan ditulis dari naskah-naskah tulisan tangan Bp. Paul; sebagai penulis ulang dari naskah tersebut rencana bisa terbit dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan karena semua informasi dan data yang tersedia sudah lengkap. Namun demikian naskah yang telah disetting menjadi buku masih juga ada revisi dan masukan dari pengarang.
 
Mengingat pengarang sudah berusia 71 tahun lebih, tentu ingatan akan peristiwa dan beberapa tokoh yang beliau kenal baru diingat kemudian; selain itu beberapa foto atas peristiwa tersebut masih harus dicari dan disesuaikan untuk diinput pada halaman yang diinginkan beliau.
 
Waktu berlalu dan usul untuk diserahkan ke penerbit baru terealisasi 4 tahun kemudian; melalui Penerbit Dioma Malang, buku tersebut bisa diterbitkan.
Selamat untuk mendapatkan buku ini; meskipun terkesan seriua dilihat dari judul dan sinopsisnya, tetapi bagi saya yang sempat menulis ulang tidak seserius judul dan sinopsinya; Justru disana pembaca akan menemukan bagaimana seorang Paul Sudiyo menjalani misi hidupnya atas tuntunan Roh Kudus menemukan jati dirinya.
  
Detail
JudulKisah Kasih Tanah Papua
ISBN978-623-8062-08-9
PengarangPaul Sudiyo
Halaman i -xvii  1-231
Beratgram
Dimension (mm)17,5 x 24,5 mm
Tagumum
Bahasa