Semarang, (Minggu, 7 Juni 2026); Bernarda Rurit & J. Sudrijanta, SJ dalam bukunya berjudul “Hati yang Menyala di Ufuk Timur” Sekolah Kesadaran ala Jesuit halaman 131; Menuliskan “Mereka Tidak Bodoh, Hanya Tak Ada yang Menemai. Sebenarnya mereka memiliki kepandaian dan bakat untuk belajar. Mereka tekun, sabar dan sangat perhatian. Masalahnya bukan karena mereka malas dan bodoh, tetapi karena tidak ada yang menemani dan tidak tahu metodenya”, yang dimaksud oleh penulis buku adalah masyarakat Papua termasuk kaum mudanya.

Yayasan Binterbusih membuktikan melalui Timja Pembinaan selama 4 hari (4-7 Juni 2026) menggelar Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD). Bertempat di Aula Griya Paseban Jl. Dokter Ismangil No. 18A, Bongsari, Kec. Semarang Barat 50148; Tema “Aku Berubah Papua Berubah”. Sebanyak 53 mahasiswa dari berbagai kota studi di Pulau Jawa, beradu sengit dalam paparan dan penampilan dalam pelatihan kepemimpinan tersebut. Baik yang mengatasnamakan kelompok maupun mandiri yang mewakili kelompok.

Implementasi sebagaimana yang dituliskan di buku tersebut sudah dilakukan oleh Yayasan Binterbusih yang dimulai oleh Bp. Paul Sudiyo yang sudah berkarya selama 50 tahun untuk anak muda Papua, alumni yayasan telah tersebar di pulau Papua. Bp. Paul tidak hanya menemani tetapi masuk jauh kedalam jiwa dan kehidupan orang Papua, untuk menopang kehidupan mereka agar dapat menjadi tuan di negeri sendiri.
Aktivitas LKTD yang diawali dengan “Kontrak Belajar” dan taat tata tertib, maka semua berjalan sesuai dengan jadual dan aturan yang telah dipahami; Untuk membuka wawasasn kepemimpinan pribadi paradigma, proaktif, dilanjutkan mendahulukan yang penting, Keorganisasian, Kesekretariatan, diteruskan dengan Pelatihan Pidato, dan Menyelenggarakan dan Memimpin Rapat.

Dari semua aktivitas yang dijalankan berdasarkan penilaian dari Tim Penilai yang digawangi Andir Meka; terpilih 3 Peserta terbaik yaitu Arido Murip sebagai peserta terbaik pertama; Milance Tipagau sebagai peserta terbaik kedua dan Aknes Matuan sebagai peserta terbaik ketiga.
Proses pengembangan untuk memilih sebagai peserta Favorit terpilih Milance Tipagau, gadis kelahiran Pogapa, 23 Agustus 2005, suku Moni yang sedang menempuh pendidikan di INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB) program studi Management Agribisnis menduduki posisi tertinggi dalam semua komponen penilain terbuka yang ditentukan berdasarkan pilihan dari teman-temen peserta LKTD; Hal tersebut disampaikan Petrus Pugiye sebagai anggota tim penilai menyampaikan dalam proses penilaian kepada tiga perserta terbaik di atas didasarkan pada beberapa indikator antara lain, Dispilin, prokaktif dalam kelas maupun kelompok, kepemimpinan dalam kelompok, tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh panitia LKTD. Sementara pemenang atau penetapan peserta Favorite atas nama Milance Tipagau dilakukan/dipilih oleh seluruh peserta LKTD tahun 2026 berdasarkan hasil penilain peserta.
Mengakhiri seluruh rangkaian acara setelah peserta membuat komitmen rangkap 2, satu untuk disimpan dan satu untuk dibakar nantinya, usai ibadah spiritualitas, melalui penutupan mata damendengarkan lagu-lagu rohani.

Saya Milance Tipagau asal kabupaten dari Intan Jaya saat ini, saya berkuliah di IPB Unversity Bogor. Saya sangat semangat mengikuti kegiatan LKTD yang diselenggarakan oleh YPMAK bekerja sama dengan Binterbusih. Setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh kaka panitia sangat membuat saya harus bergerak cepat setiap detik itu sangat berharga dan penting.
Setiap perlombaan dan tugas yg diselenggarakn juga sangat membuat saya semangat untuk ikut. Bagi saya aturan maupun tata tertib yang dikeluarkan oleh kaka-kaka panitia sangat mendorong untuk menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, walapun kadang ada aturan yang saya lalai tetapi saya mau terus belajar dan berkembang saya setia teguran kaka-kaka saya mau terima dan indahkan dengan bahagia.
Akhir kata Binterbusih terbaik dan buat kaka panitia minta maaf atas kelalaian kami terus ajar dan berikan kami nasehat yah supaya adik-adik mu ini juga menjadi sama seperti kaka-kaka. Buat yayasan tetaplah berkaya buat kami anak-anak Papua, saya mewakili seluruh teman-teman mengikuti kegitan LKTD sangat bersyukur buat latihan dasarnya dan saya ucapkan selagi lagi terima kasih sebesar-besarnya. Terlampir Buku Kenangan LKTD Tahun 2026 Mahasiswa Penerima Beasiswa YPMAK https://anyflip.com/erpua/flrn/
Pernyataan Milance usai menerima penghargaan atas prestasinya sebagai peserta Favorit LKTD Tahun 2026 Mahasiswa Penerima Beasiswa dari YPMAK! *** @ jhe saksono 002
