Semarang, (22/1/2026) Membangun pendampingan dan konseling positif terhadap para mahasiswa di kota studi perlu membuka sikap yang apa adanya. Para Koorwil dan Pamong Pendamping selaku konselor harus jujur dan apa adanya dalam hubungan terapeutik. Penerimaan positif terhadap klien apa adanya tanpa menghakimi dan menciptakan rasa aman serta memahami dunia klien dari sudut pandang mereka dan mengkomunikasikan pemahaman tersebut sebagai bagian dari bentuk empati pendamping.

Dengar, pamahi, terima dan dampingi merupakan langkah efektif untuk mendapatkan hasil guna yang bisa dijadikan bahan untuk meteri penulisan perkembangan pribadi bagi setiap mahasiswa. Jangkauan dari proses pendampingan bagi mahasiswa di setiap Kota Studi Jawa & Bali serta provinsi lain, Timja Pelajar dan mahasiswa wajib melakukan pendampingan tersebut.

Selamat siang Bapak/Ibu sekalian mengganggu waktu sebentar,  hari ini jam 10.00 WIB saya bertemu dengan mahasiswa atas nama Musa Piamai di Kampus UDINUS Semarang. Proses konseling & sharing saya lakukan dengan yang bersangkutan secara santai; Dari Pendampingan tersebut ada beberapa hal yang diutarakan oleh mahasiswa  antara lain; Ia mengalami kendala dalam mengikuti Mata kuliah TI karena banyak praktikum dibandingkan teori.

Musa berharap agar dalam waktu dekat bisa di bantu untuk mendapatkan laptop, untuk bisa mengikuti praktikum komputer MK TI, dan ia merasa sering diabakan teman sekelasnya karena sering meminjam laptop; Sementara uang saku yang ia dapatkan belum bisa ia sisihkan untuk pengadaan laptop tersebut.

Saran yang saya sampaikan pada Musa “usahakan tetap semangat dan membangun relasi dengan teman dengan baik; Apabila meminjam laptop teman usahakan fokus untuk mengerjakan tugas dan segera dikembalikan, sembari menunggu proses permohonan laptopnya.”

Selamat siang Bapak – Ibu, serta kaka” hormat ijin mengakhiri laporan; Wens Laus Amawo Pendamping Mahasiswa YPKB Kota Studi Semarang.

Pagi  ini pk. 09.00 WIB; Teman- teman mahasiswa penerima beasiswa dari Pemda Puncak Provinsi Papua Tengah Jurusan Kesehatan Masyarakat (UNRIYO) Kota Studi Yogyakarta telah bertemu dengan Dosen Pendamping Akademik untuk membahas perkembangan akademik selama 1 semester yang lalu.

Beberapa tantangan yang dihadapi; antara lain adalah :  Masih kurang paham penggunaan LMS atau  Learning Management System, yaitu platform perangkat lunak berbasis web untuk mengelola, mendistribusikan, dan melacak aktivitas pembelajaran online, mencakup materi, tugas, penilaian, serta interaksi antara pengajar dan peserta didik secara digital. Sistem ini mempermudah proses pendidikan jarak jauh atau hybrid learning, di UNRIYO, untuk itu telah disepakati untuk melakukan pelatihan terus disela-sela jam belajar di kampus antar mahasiswa, pendamping dan dosen akademik.

Untuk komunikasi sehari-hari menggunakan Bahasa Indonesia masih perlu ditingkatkan agar membangun relasi dengan teman kampus semakin banyak; Sikap  teman-teman mahasiswa yang cenderung menutup diri mulai ditinggalkan dengan berani menyapa teman di kelas; Penggunaan dan Pengoperasian Word & PPT selalu dilatih sampai mahir. Semoga semester depan ada peningkatan untuk berubah menjadi lebih baik. Waaa 🙏🏾; Marcelino Eric Oagay – Koorwil Mahasiswa Puncak Kota Studi Yogyakarta.

Proses implementasi konseling positif terus dilakukan oleh Koorwil Kota Studi Yogyakarta; [15.33,]  Papua XEric Oagay: Selamat sore bapak – ibu, serta kaka”, ijin lapor

“Sore ini dilanjutkan dengan diskusi terkait perkembangan pribadi mahasiswa sebagai evaluasi internal agar dapat membenahi kembali kekurangan yang dirasakan mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarakat (UNRIYO) selama satu semester kemarin” 🙏🏾🙏🏾 Ungkapan penyemangat dari Ketua Yayasan Binterbusih; Pascalis Abner pada Koorwil “Salam banyak buat anak-anak ya Erik”  [16.43,] Papua XEric Oagay: Baik Bapa Waaa 🙏🏾.

Daniel Kelanangame  Pendamping  Mahasiswa YPMAK Kota Studi Yogyakarta; menyampaikan perhatiannya pada mahiswa Universitas Amikom Yogyakarta sebagai berikut : “Hari ini masih bersama Adik Perison Murib. Kondisi hari ini cukup membaik meski tidak bisa jalan tapi setidaknya sudah bisa bagun dan makan, bicara tidak sesempurna orang normal. Mohon bantu dukungan doa dari pada bapak dan ibu. Jika dalam tiga hari kedepan kondisi membaik maka dokter bisa izinkan untuk naik pesawat; untuk melanjutkan pengobatan dan rehabilitasi medis di Timika Papua.  Mohon maaf dalam beberapa hari saya tidak  monitor dalam  koordinasi pagi karena masih bersama Adik Perison. Terima kasih 🙏🙏

Pada saat yang bersamaan Tim Kerja Pembinaan mengunjungi Sekolah Tinggi Kesehatan Panti Rapih berlokasi di Jl. Tantular 401 Pringwulung, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta; diterima oleh suster  Yulia Wardani, MAN. Timja Pembinaan yang hadir Bp. Paul Sudiyo, Dolfinus SJ Kamesrar; Antonius Ariyanto, Agustinus Sudiyo dan driver.  Kehadiran Timja Pembinaan dalam rangka Sosialisasi kegiatan pendampingan mahasiswa Papua Selatan di STIKES Panti Rapih; yang sedang dalam proses persiapan.

Hal serupa juga dilakukan oleh para Koordinator wilayah Kota Studi di Jakarta dan Bandung serta kota-kota lainnya.

[16.41] Ketua Yayasan Binterbusih Pascalis : ”Terimakasih banyak Bapa Paul dan teman-teman telah datang berkunjung ke rumah kami. Semoga dengan kedatangan Bapak dan Ibu memberikan penghiburan dan semangat bagi orangtua kami dan teman-teman di Ungaran. Amin.

Ucapan terima kasih dari Ketua Yayasan Pascalis Abner disampaikan atas “Kunjungan Keluarga bagi Ibunda Kaka Magdalena Simamora Pendamping Asrama Amor Pelajar SMP Ungaran, yang telah berusia 74 tahun, yang juga Ibu Mertua dari Kaka Pascalis; Dalam kunjungan tersebut “Oma Opa yang tangguh, diusia 74 tahun tetap sehat kuat .

Sharing kesehatan pola makan yang sehat dan Kecerdasan mengelola fisik merupakan bagian dari Program K4 dari program yang diajarkan oleh Yayasan Binterbusih di 8K, dengan demikian ketika kita tetap sehat, maka masih bermanfaat bagi banyak orang.

Berita Serba-serbi Kunjungan Pendampingan Mahasiswa Yayasan Binterbusih dirangkum dari Media Sosial & Grub Whatsapp Binterbusih dan sumber lain; *** jhe saksono02

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bahasa