Semarang, (Kamis, 18 Juni 2026); Sebanyak 31 siswa asal Kabupaten Pegunungan Bintang untuk memperoleh pendampingan, pembinaan, pengelolaan administrasi serta fasilitas pendidikan sesuai dengan harapan siswa, orang tua  dan pemerintah daerah pada hari ini Kamis, 18 Juni 2026 secara resmi diserahkan kepada Yayasan Binterbusih.

Bertempat di Aula Atas Gedung Provinsialat MSF Provinsi Jawa Pusat Pendampingan Keluarga Jl. Jl. Guntur 20, Semarang 50232 Telp. (024) 8313459; acara serah terima berlangsung dengan tertib. Para siswa yang diserahkan menyaksikan acara tersebut dan menyimak pesan dan sambutan para kedua pejabat tersebut.

Ketua Yayasan Binterbusih Pascalis Abner, SE mengawali sambutannya dengan menyapa para siswa; “Selamat pagi!! “Pagi, pagi, pagi!!: Apa kabar!! “Luar Biasa’ jawaban gemuruh suara jawaban siswa mengguncang ruang aula. Kita patut bersyukur atas perlindungannya dan kesempatan kita bisa berjumpa di Semarang ini. Kalian disini nanti akan belajar serius untuk menuju  pencapaian cita-cita; tepi juga akan diisi juga dengan jalan-jalan; Kalian kemarin sudah jalan kemana? “Goa Maria Kerep, ke Fort Williem Ambarwa dan mandi renang di Kolam Muncul, juga ke Kota Lama Semarang jawab siswa”!!

Oleh sebab itu kita semua akan memberikan warna pada kehidupan kalian untuk dipersiapkan menjadi orang penting di Papua; Kemudian rencana tanggal 6 Juli 2026 siswa akan diantar ke Asrama SMA K Sang Timur Yogyakarta,  karena asrama dan sekolah akan ada aktivitas di awal Juli 2026.  Program Yayasan Binterbusih telah membuat materi rencana pendampingan dan pembinaan bagi siswa diantaranya adalah siswa akan mendapatkan sosialisasi dari Unika Atma Jaya Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026 pk. 17.00 WIB di Wisma Diklat PMI Jawa Tengah.

Sambutan penyerahan Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, ST. M.Si yang tidak bisa hadir, pada acara serah terima tersebut diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kearsipan Hengki Bidana, S,Sos, M.Sos menyampaikan bahwa, Keberadaan para siswa ini merupakan bagian dari Program Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang bagian dari mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia dan mempersiapkan pemimpin masa depan Papua, khususnya Teruna asal Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegunungan.

Selain pertimbangan biaya kepindahan dari Tangerang dan pengiriman para siswa baru ke Yayasan Binterbusih merupakan kepercayaan dari para siswa, orang tua dan pemerintah terhadap kinerja Yayasan Binterbusih yang telah teruji dalam proses pendampingan anak muda Papua; Pesan yang disampaikan untuk para siswa adalah dalam waktu dekat para siswa akan dilakukan Medical Check Up, untuk melihat kondisi kesehatan siswa secara utuh, selain itu juga ditekankan bahwa semua siswa harus mentaati aturan dan dampingan dari Yayasan Binterbusih; Bp. Pascalis merupakan orang tua kalian tegasnya!.

Bagi siswa anak kelas XII; ada peluang besar untuk mendaftar ke sekolah kedinasan perhubungan karena Pemda Pegunungan Bintang telah menjalin kerjasama dengan Kementrian Perhubungan, melalui Program Beasiswa Intensif  yang merupakan bagian dari komitmen Bupati Spei Yan Bidana, ST. M.Si  dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

Danielo Ikazio Dirongkan Sitokdana merupakan satu-satunya siswa yang baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah dasar dan saat ini telah siap untuk masuk di jenjang pendidikan SMP di SMP K Sang Timur Yogyakarta,  Jl. Batikan No.7, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161; Sedangkan 14 siswa kelas X; 12 siwa kelas XI dan 4 siswa Kelas XII melanjutkan SMA K Sang Timur Yogyakarta; 1 siswa ke SMK Telkom Bandung dan 1 siswa ke SMA Stella Duce 1 Yogyakarta.

Acara serah terima pelajar diakhiri dengan foto bersama dan ucapan selamat dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kearsipan Hengki Bidana, S,Sos, M.Sos kepada para siswa didampingi oleh Ketua Yayasan Binterbusih dalam suasana yang akrab dan ceria!! *** jhe saksono 002.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bahasa