Semarang, (Minggu, 14 Juni 2026); Bertempat di Aula Atas Gedung Provinsialat MSF Provinsi Jawa Pusat Pendampingan Keluarga Jl. Jl. Guntur 20, Semarang 50232 Telp. (024) 8313459; sebanyak  33 siswa SMA dan calon mahasiswa akan melanjutkan studi di kota Yogyakarta.

Keberadaan para siswa ini merupakan bagian dari Program Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang bagian dari mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia dan mempersiapkan pemimpin masa depan Papua, khususnya Teruna asal Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua Pegunungan,  ditempuh melalui program Beasiswa Intensif. Program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Spei Yan Bidana, ST. M.Si  dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

Selama 5 hari para siswa ini akan mendapatkan pendampingan dan penjelasan untuk menjalani masa studi dengan mendapatkan berbagai materi. Diawali dengan pendataan menggunakan sistem X app.binterbusih.id, yang merupakan program pendataan siswa agar mempermudah dan mempercepat proses pencarian dan edit administrasi data siswa.

Selain itu siswa harus menjalani beberapa tes diantaranya adalah tes literasi, juga akan disampaikan tentang sejarah dan perjalanan pelayanan Yayasan Binterbusih. Pada bagian tes literasi para siswa diminta menuliskan “Perjalanan Hidup Siswa”, dari hasil tulisan tersebut tim pemateri akan mengupas mengenai tulisan dan dilakukan pembetulan tulisan; Menggunakan buku “Pedoman buku Ejaan Bahasa Indonesia” yang diterbitkan oleh Palito Media.

Tes literasi Bahasa Indonesia yang diberikan pada siswa diharapkan bermanfaat untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan seseorang dalam memahami, menganalisis, mengevaluasi, serta menarik kesimpulan dari berbagai jenis teks secara logis dan kritis. Tes ini bukan sekadar menguji kemampuan membaca cepat atau menghafal teori tata bahasa, melainkan fokus pada penalaran berbasis teks. Oleh sebab itu dengan tulisan perjalanan hidup siswa dapat diketahui kemampuan mereka dan latar belakang pada masing-masing siswa.

Yayasan Binterbusih sangat memerlukan informasi dan latar belakang siswa karena akan menjadi bahan analisis pada pemetaan kedepan ketika siswa mempersiapkan diri untuk studi lanjut ke perguruan tinggi. Selain itu juga akan dilakukan pemetaan dan koordinasi dengn Guru & Sekolah untuk mengawal perjalanan studi masing-masing siswa.

Adapun jumlah siswa yang saat ini mengikuti gelar pemetaan potensi sebagai berikut Kelas VII : 1 Siswa; Kelas X : 13; Kelas XI : 12; Kelas XII : 4. Para pelajar SMA tersebut saat ini telah terdaftar sebagai siswa batu di SMA K Sang Timur Yogyakarta,  Jl. Batikan No.7, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161; dua siswa melanjutkan ke SMK Telkom Bandung & SMA Steladuce Yogyakarta.

Sementara itu Tilarisa Bitdana siswi kelas XI yang bercita-cita ingin menjadi pengusaha menyampaikan bahwa proses pendampingan yang ia terima sebelum bergabung dengan Yayasan Binterbusih didampingi langsung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang melalui Mama Mario sebagai perwakilan. Untuk saat ini ia merasa senang karena ada program yang akan diterima selama menempuh studi sampai di perguruan tinggi nantinya.

Pendamping materi literasi bahasa Indonesia Ibu Maya yang bertugas sehari-hari sebagai Tim Bidang Akademik Yayasan Binterbusih menyampaikan; tes literasi dan numerasi pada tingkat standar memastikan bahwa “Pemetaan lebih jauh kemampuan akademik ke arah profesi:!, Hal tersebut juga akan meluruskan paradigma keliru terkait proses perkembangan diri untuk meningkatkan kemampuan akademik.

Senada apa yang disampaikan oleh Tim Akademik; Guru pendamping Bahasa Indonesia Bp. Antonius Arif Budianto menyampaikan bahwa terkait dengan pemerataan pendidikan diseluruh wilayah Indonesia dan memaksimal potensi siswa Papua dengan metode berkelanjutan niscaya mereka akan terampil berbahasa Indonesia dan siap menjadi pemimpin di bumi Cendrawasih.

Saat berita ini diturunkan; suasana pembelajaran terpimpin masih berlangsung dengan tertib!. ***@ jhe saksono.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bahasa