Semarang, 17/09/2026, Penyelenggaraan Program Pelatihan bagi 13 mahasiswa STTD Kemenhub dampingan Yayasan Binterbusih dalam rangka persiapan kuliah aktif tahun Akademik 2026/2027 di kampus Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD adalah perguruan tinggi kedinasan yang bernaung di bawah Kementerian Perhubungan, Badan Pengembangan SDM Perhubungan. Cikal bakal Sekolah Tinggi Transportasi Darat bermula dari didirikannya Akademi Lalu Lintas (ALL) pada tanggal 8 September 1951 oleh Presiden Ir. H. Soekarno.

Program pelatihan tersebut meliputi Komputer dasar 3 SKS dan Bahasa Inggris 2 SKS, selama 3 minggu yang berlangsung pada 31 Agustus sampai 18 September 2026 bertempat di ruang kuliah lantai 7 Gedung Hendricus Constan ruang 5.4.  Pengampu mata kuliah Bahasa Inggris Drs. Hermawan Pancasiwi, BA. MSI memberikan rangkaian paparan mengacu pada kebutuhan mahasiswa disemester awal. Menurut beliau progress report y yang disampaikan ke Yayasan Binterbusih meliputi :

Materials given : simple tenses

  1. Simple present tense: positive, negative, and interrogative
  2. Simple past tense: positive, negative, and interrogative
  3. Words chosen (vocabulary) : from daily activities
  4. affirmative, negative, and interrogative

Method:

  1. Drilled Pattern Practice (PP)
  2. Active Students
  3. Given Home Assignments.

Result in 10 day meeting (hasil dalam 10 pertemuan):

  1. Anak-anak aktif; lisan maupun tulisan
  2. Menjawab dengan suara lantang; pronunciation masih kurang
  3. Anak-anak perempuan lebih antusias dan mudah menyerap Pelajaran daripada laki-laki. Tetapi, beberapa anak laki-laki nampak berminat untuk belajar serius.
  4. Setelah di-drill mereka mulai mengenali pola kalimat.
  5. Pilihan kata (vocabulary) yang merupakan kegiatan mereka sehari-hari membuat mereka menjadi antusias untuk menjawab pertanyaan.
  6. Sebagai pembelajaran (Bahasa Inggris) awal, pertemuan 10 kali ini telah memberikan dasar-dasar yang bisa dikembangkan di tempat mereka belajar nanti.
  7. Sangat baik jika pembelajaran Bahasa Inggris ini dilanjutkan dalam bentuk kursus atau yang sejenis.

Sementara itu dalam pembelajaran komputer Hironimus Marlon Leong, S.Kom, M.Kom Pengampu Mata Kuliah Komputer Dasar secara umum seluruh mahasiswa menunjukkan perkembangan belajar yang sangat baik. Para mahasiswa sangat membutuhkan pendampingan dosen dan asisten dalam rangka menumbuhkan latihan intensif secara mandiri maupun terpadu agar semakin lancar dalam menerapkan kemampuan tersebut untuk mendukung kegiatan studi.

Hal tersebut juga dikuatkan oleh Neila Asisten Pendamping laboratorim komputer; Mahasiswa Angkatan 2025 menceritaka bahwa kegiatan pendampingan tersebut merupakan pengalaman pertamanya bersama mahasiswa asal Papua. Awalnya ia merasa canggung dan pelan-pelan menjaga intonasi penjelasnya di kelas karena para mahasiswa cenderung pendiam dan serius.

“Selama mendampingi pelatihan mahasiswa Papua, saya mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru. Materi yang disampaikan mulai dari penggunaan Gmail hingga pengenalan Artificial Intelligence (AI) memberikan manfaat bagi para peserta. Melalui pelatihan ini, teman-teman yang sebelumnya belum mengetahui atau memahami materi tersebut menjadi lebih mengenal dan mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari”.

Selain itu pelatihan tersebut sangat bermanfaat karena tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membantu peserta meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bekal untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Materi yang diberikan dapat membantu peserta; Tanggapan Nayla Audyna Maharani, mahasiswa Program Studi Teknik Informasi angkatan 2025, yang akrab dipanggil Nayla terhadap Pelatihan Papua!.

Proses mendampingi Pelatihan bagi mahasiswa Papua, Tim pendamping memberikan materi dan keterampilan serta berbagi pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat sebagai bekal untuk mempersiapkan diri menghadapi perkuliahan, tugas-tugas dan dunia kerja. Materi yang diberikan pada peserta cukup beragam, mulai dari penggunaan Gmail, pembuatan surat dan laporan kerja, penggunaan spreadsheet, pengenalan Artificial Intelligence (AI), instalasi Microsoft Office, hingga instalasi printer dan cara mencetak dokumen.

Kegiatan ujian dan pembahasan ujian membantu peserta mengukur serta memahami kembali materi yang telah dipelajari. Kami juga mendapatkan kesempatan untuk berlatih menulis deskripsi mengenai divisi dalam dunia kerja dan mempresentasikannya di depan layar. Kegiatan tersebut melatih kemampuan menulis, berkomunikasi, dan berbicara di depan umum.

Menurut saya, pelatihan ini sangat bermanfaat karena membantu teman-teman yang sebelumnya belum mengetahui atau memahami materi menjadi lebih mengenal dan mampu menerapkannya. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dalam menggunakan teknologi dan aplikasi perkantoran, tetapi juga melatih kemampuan kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan diri yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Saya berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat terus dikembangkan dan diterapkan sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih siap, kompeten, dan mampu beradaptasi di lingkungan perkuliahan dan kerja nantinya.

Kunjungan ke Perpustakaan SCU

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian program pendampingan studi dan matrikulasi akademik yang sedang mereka jalani di kampus SCU. Di sela-sela jadwal kuliah matrikulasi Bahasa Inggris dan  Komputer Dasar; ke-13 mahasiswa ini diajak untuk mengenal lebih dekat pusat literasi modern yang dimiliki SCU.

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa disambut hangat oleh staf perpustakaan Betarum Damari, S.S.I, yang akrab dipanggil Kaka Obet dan Kaka Dian Susanti penjaga Lebcafe langsung diajak mengeksplorasi berbagai fasilitas unggulan. Perpustakaan SCU menyuguhkan atmosfer belajar yang nyaman dengan dukungan fasilitas dan informasi digital yang menarik serta modern. Para mahasiswa diperkenalkan pada sistem pencarian pustaka berbasis digital, akses ke ribuan jurnal ilmiah, hingga pemanfaatan ruang-ruang diskusi interaktif.

Samson, ketua rombongan pendamping dari Yayasan Binterbusih mengungkapkan bahwa pengenalan terhadap teknologi informasi perpustakaan ini sangat penting. Langkah ini diharapkan dapat melatih kemandirian riset dan memperluas wawasan literasi digital mereka sebelum resmi memulai perkuliahan intensif di STTD Kemenhub Bekasi.

Para mahasiswa terlihat sangat antusias mencoba berbagai perangkat digital yang disediakan, menandakan kesiapan penuh generasi muda Papua ini untuk bersaing dan berprestasi di bidang transportasi darat nasional.

Perpustakaan Soegijapranata Catholic University (SCU) menghadirkan fasilitas Learning Space  Gedung Thomas Aquinas untuk menciptakan suasana belajar dan pengerjaan tugas akhir yang nyaman bagi mahasiswa. Fasilitas dan Inovasi Perpustakaan SCU berupa Learning Space: Ruangan baru berkonsep modern untuk mendukung diskusi dan pengerjaan tugas dan Libcafe: Area kafe di perpustakaan yang sering menjadi tempat kegiatan santai dan edukatif seperti talk and brew atau kelas relaksasi, dengan fasilitas teh dan kopi gratis. Untuk mendukung kenyamanan pengguna dan pengunjung perpustakaan mengijinkan membawa snack-kudapan dengan syarat tidak ada aroma yang menyengat.

Salah satu mahasiswa peserta pelatihan Jeckonia menyatakan “Bangga saya bapa berkesempatan untuk mengikuti kuliah persiapan / matrikulasi menjelang berangkat ke  PTDI-STTD (Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD) di Jalan Raya Setu No. 89, Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17520”.  Kuliah singkat tersebut membuat percaya diri saya dan teman-teman siap menghadapi perkuliahan yang sesunggunya.!! Imbuhnya.

Kedepan Ketua Program Studi Teknik Informatika Yonathan Purbo Santoso S.Kom.,M.Sc melalui pengampu mata kuliah Komputer Dasar Hironimus Marlon Leong, S.Kom, M.Kom akan merancang kelas persiapan khusus bagi para siswa dan mahasiswa dampingan Yayasan Binterbusih untuk memperdalam komputer dasar sebagai besic menghadapi perkembangan teknologi dan informatika guna menjawab tantangan pendidikan menengah dan pendidikan tinggi agar tidak ada sekat-sekat yang menghambat siswa dan mahasiswa Papua yang akan menimba ilmu di Pulau Jawa!! Tegasnya. *** @ jhe saksono 002

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bahasa